Selasa, 09 April 2013

Diberkati Untuk Memberkati


Banyak dari kita mungkin bertanya, bagaimana aku dapat menjadi berkat padahal aku belum diberkati (belum jadi miliarder)? Ingat, hidup diberkati tidak hanya berbicara soal kekayaan, melainkan bicara soal apa yang Anda miliki dan tidak dimiliki oleh orang lain, maksudnya? Bila Anda sehat dan orang lain sakit, bukankah Anda diberkati dengan kesehatan? Bila Anda bisa makan dan orang lain tidak, bukankah Anda diberkati? Bila Anda memiliki Yesus dan orang lain tidak, bukankah Anda diberkati? Bila kita menyadari perkara-perkara baik yang kita miliki dalam hidup ini, maka kita akan menyadari pula bahwa hidup kita adalah hidup yang diberkati. Apakah kata Firman Tuhan tentang orang yang diberkati?
1. Dipanggil Untuk menjadi Berkat (Kejadian 12:2-3). 
Abraham diberkati oleh Tuhan dengan tujuan yang jelas, demikian pulalah halnya hidup kita. Perhatikan ayat tersebut di atas “…dan memberkati engkau…..dan engkau akan menjadi berkat.” Bila Tuhan telah memberkati kita, maka sudah seharusnya kita pula menjadi berkat bagi orang lain/sesama. Bila tidak, maka maksud dan tujuan Tuhan memberkati kita tidak sampai pada tujuan yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Siapkah Anda menjadi berkat bagi sesama?

2. Memberkati diberi Kelimpahan (Amsal 11:24-26). 
Mengapa seorang yang memberkati orang lain diberi kelimpahan? Karena orang tersebut menjalankan panggilan Tuhan (poin 1) maka Tuhan menambahkan berkatnya hingga melimpah. Bukankah orang yang menabur akan semakin diberkati dibandingkan dengan orang yang telah menuai dan tidak pernah menabur? 
Sebab bagaimana mungkin dia akan menuai bila tidak pernah menabur?